4 Fakta Menarik Kulineran Di The Raminten Resto Jogja

The Raminten Resto

Nama The Raminten Resto sudah cukup terkenal sebagai destinasi wisata kuliner Jogja. Tempat ini terkenal tidak hanya karena makanan yang nikmat tetapi juga faktor lain yang unik. Contoh saja arsitektur, keunikan pemandangan dan juga gaya layanan yang unik.

Bagi Sobat DTT yang ingin tahu lebih banyak tentang rumah makan Raminten ini, berikut adalah bahasan 4 fakta menarik yang jarang orang tahu tentangnya!

1. Berbagai Menu Nama Unik dengan Cita Rasa Khas Tradisional

Banyak orang menganggap menu resto ini aneh karena nama yang dipilih. Walaupun hidangannya tergolong tradisional Jawa, pilihan nama menu pasti menggelitik.

Contoh saja nama Segoro Amarto sebagai nama lain soup seafood daging ukuran sepanci. Nama tersebut adalah plesetan Jawa yang memiliki makna unik. Contoh saja Segoro Amarto dapat diartikan kekayaan laut, hal ini memang cocok dengan isi menu soup Raminten.

Di sisi lain, ada arti plesetan dari kata tersebut. Artinya bisa membahas secara hiperbolis barang yang besar sekali bagai lautan. Jika melihat soup ukuran satu panci tentu istilah ini masuk akal.

Menu yang aneh dan cita rasa restoran terenak di Jogja ini, membuat banyak orang akhirnya lebih tertarik. Jika Sobat DTT juga ingin hidangan menu nama aneh dengan rasa enak, pastikan coba Raminten Resto.

2. Staff LGBT di The Raminten Resto dengan Gaya Pelayanan Ala Keraton

The Raminten Resto juga menjadi unik karena aspek pemberdayaan mereka yang terkucil. Komunitas LGBT di Raminten cukup kuat dan bahkan menjadi staff pelayan di rumah makan tersebut. Hal ini berasal dari sejarah pendirinya.

Sobat DTT yang datang makan di sini akan mendapatkan pelayanan dari kaum waria yang berpakaian ala keraton. Para pelayan ramah, lucu dan terkadang mampu buat suasana lebih menyenangkan makan di sini.

3. Punya Event Cabaret Show di The Raminten Resto

Setiap tanggal tertentu, Sobat DTT bisa beli tiket untuk nikmati Cabaret Show di Raminten. Banyak orang sengaja datang ke sini untuk menikmati acara panggung yang seru.

Setiap aktor dan staff pentas ini berasal dari komunitas LGBT. Sensasi menonton sama seperti acara Drag Queen di luar negeri atau lenong heboh jika dilihat dengan kacamata tradisional.

4. Salah Satu Restoran yang Pertama Kali Populerkan Konsep Lesehan

Konsep rumah makan lesehan sudah lama ada di Indonesia, tapi tidak banyak orang tahu siapa yang populerkan konsep ini. Ternyata, Raminten merupakan salah satu yang digadang mempopulerkan konsep ini.

Konsep makan di lantai dengan meja pendek ini disamakan dengan model makan tradisional di pedesaan. Jika pergi ke sawah dan akan makan siang, kebanyakan petani akan makan di gubuk dengan gaya ini.

Raminten yang menggunakan konsep budaya Jawa mengangkatnya untuk industri restoran. Setelah sukses mencoba sendiri, restoran lain akhirnya mengikuti trend tersebut.

Walaupun diduga sebagai yang pertama menyebarkan, Raminten lebih tepat dikatakan sebagai penyebar trend pertama di Jogja. Daerah lain di Jawa sudah ada yang mencoba konsep lesehan ini di waktu yang hampir bersamaan dengan Raminten.

Sekian bahasan fakta-fakta unik dari The Raminten Resto. Bagi yang tertarik, pastikan rencanakan liburan Jogja Sobat DTT dengan jadwal khusus untuk makan di sini. Pasti pengalaman kulineran Sobat DTT lebih unik dan memuaskan!

Tag : The Raminten Resto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat via Whatsapp